KKN Unhas Gelombang 116 Gelar Seminar Program Kerja Tematik Pemberdayaan Desa di Pattallassang
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tematik pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Melaksanakan Seminar Program kerja." Kegiatan berlangsung di Kantor Desa Pattallassang, Kec. Tompobulu, Kab. bantaeng pada Kamis(09/07/2026).
Seminar dihadiri oleh Perwakilan Camat Tompobulu, Syamsuddin, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Desa Pattallassang, Andri Amier Irwan, S.E., beserta jajaran pemerintah desa, para kepala dusun se-Desa Pattallassang, Bhabinkamtibmas Desa Pattallassang, Ilham, serta masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan terhadap pelaksanaan program KKN yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi desa.
Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa seluruh program kerja disusun berdasarkan hasil observasi lapangan, identifikasi potensi desa, serta koordinasi dengan pemerintah desa, sekolah dan masyarakat. Program-program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan Desa Pattallassang secara berkelanjutan.
Sebagai program kerja utama tematik, mahasiswa mengusung "Penguatan Branding Wisata Salu Lompoa sebagai Strategi Pemberdayaan dan Pengembangan Potensi Desa Pattallassang." Program ini berfokus pada penguatan identitas destinasi wisata melalui pembuatan media promosi digital dan pemasangan petunjuk arah menuju kawasan wisata. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata, memperluas jangkauan promosi, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.
Selain program utama, setiap mahasiswa turut memaparkan program kerja individu yang disesuaikan dengan bidang keilmuan dan kebutuhan masyarakat. Sakti Dwi Hatta Putra mengusung Penguatan Kapasitas Kepemimpinan sebagai Strategi Pemberdayaan Generasi Muda. Putri Revalina menghadirkan sosialisasi mengenai pentingnya legalitas hak atas tanah sebagai upaya mewujudkan kepastian hukum bagi masyarakat Desa Pattallassang. Rista Komba memperkenalkan program optimalisasi pemanfaatan limbah minyak jelantah melalui pengembangan produk lilin aromaterapi sebagai bentuk pemberdayaan berbasis ekonomi sirkular.
Selanjutnya, Chesta Adabi menginisiasi penyusunan struktur organisasi Pemerintah Desa Pattallassang untuk mendukung tertib administrasi kelembagaan. Naufal Dzaky mengangkat sosialisasi mengenai peran sektor peternakan sebagai pendukung sektor pertanian, sementara Dyah Fitri mengusulkan pembuatan alur pelayanan administrasi di Kantor Desa Pattallassang guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Adapun Nurfidah memperkenalkan pelatihan hidroponik berbasis pemanfaatan botol bekas sebagai upaya mendorong ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah.
Pada sesi diskusi, Bhabinkamtibmas Desa Pattallassang, Ilham, memberikan apresiasi terhadap program utama yang diusung mahasiswa. Menurutnya, potensi Wisata Salu Lompoa masih memerlukan inovasi agar semakin dikenal oleh masyarakat luas melalui pemanfaatan media digital.
"Selama ini belum ada promosi secara besar-besaran terhadap Wisata Salu Lompoa. Saya menantang adik-adik mahasiswa untuk menghadirkan inovasi yang dapat mempercantik kawasan wisata ini sehingga lebih menarik untuk diperkenalkan melalui media sosial," ujarnya.
Masukan tersebut disambut positif oleh mahasiswa KKN sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan program yang telah dirancang. Berbagai saran dari pemerintah desa dan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan pelaksanaan program agar lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Menutup kegiatan seminar, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Gelombang 116 Tematik Pemberdayaan Desa menyampaikan harapan agar seluruh program kerja dapat terlaksana melalui kolaborasi yang erat antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan dampak selama masa KKN, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan potensi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Pattallassang.


Tidak ada komentar: